Senin, 12 Maret 2012

Persyaratan untuk menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus Tahun 2012/2013

  • http://www.djarumbeasiswaplus.org
  •  
  • UMUM :
    1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
    2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
    3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
    4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain
  • ADMINISTRASI :
    1. Mengisi Form Pendaftaran yang tersedia di Bagian Kemahasiswaan di Kampus masing-masing, atau download di website ini
    2. Fotocopy Kartu Hasil Studi semester III.
    3. Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi/surat keterangan aktif berorganisasi.
    4. Surat keterangan dari Kampus tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
    5. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
  • TES SELEKSI :  
  • Tes Potensi Akademik (TPA)  dan  Wawancara.
  •  
  • VERIFIKASI :
    Memastikan kandidat yang lolos tes seleksi dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 pada akhir semester IV.
  •  
  • PENGUMUMAN :
    Dapat dilihat di website ini dan juga tersedia di Bagian Kemahasiswaan Kampus.  
  •  
  • Tanggal-tanggal Penting:
  •  
  • Pendaftaran : 1 April – 31 Mei 2012
    Seleksi : 1 Juni – 18 Juli 2012
    Verifikasi : 21 – 30 Agustus 2012
    Pengumuman : 31 Agustus 2012
    Periode Aktif : 1 September 2012 – 31 Agustus 2013    
buka link ini http://buonline.beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id
ada info tentang  beasiswa unggulan
tetapi persyaratannya harus mengajukan proposal pengajuan dan Letter of Acceptance
terimaksih
semoga bermanfaat untuk teman teman
:)

Senin, 05 Maret 2012

Kompleksitas Belajar dan Pembelajaran

Belajar dan pembelajaran adalah proses yang kompleks karena dipengaruhi berbagai faktor. untuk memahami dan meningkatkan cara pembelajaran guru harus memahami faktor-faktor tersebut, yaitu :

1. Pengaruh Budaya 

Setiap budaya memiliki suatu bentuk tertentu dari proses pendidikannya baik yang formal maupun yang informal. Bagaimanapun salah satu tujuan umum pendidikan adalah melestarikan kebudayaan.
Proses melestarikan kebudayaan ini dapat dilihat disemua kelompok masyarakat. Masyarakat kesukuan menjaga agar budaya dan tradisi dilestarikan melalui berbagai bentuk pendidikan seperti upacara adat, lagu, tarian, seni, dan melalui pendidikan informal khusus oleh para orang tua dan sesepuh. Sementara itu masyarakat barat aktif dalam proses pelestarian budaya melalui sekolah formal, instruksi informal, dan melalui bentuk lain seperti norma sosial dan media lainnya.

2. Pengaruh Sejarah 

Pendidikan adalah hasil dari suatu perkembangan sejarah. Perkembangan ini biasanya berasal dari suatu 'setting' bidaya sehingga mengandung bias budaya (metode pembelajaran) dan berkaitan dengan reproduksi budaya. Sejarah pendidikan Indonesia juga dipengaruhi oleh sejarah panjang kehidupan bangsa Indonesia itu sendiri. Ketika zaman kerajaan Hindu dan Budha, inti pendidikan yang diberikan kepada masyarakat adalah pendidikan tentang ajaran kedua agama tersebut yang tentu saja disertai dengan literasi atau baca tulis. Kemudian, hubungan dagang dengan bangsa yang beragama Islam diantaranya bangsa Gujarat telah menghadirkan bangsa Islam di nusantara bersama aspek-aspek pendidikannya. Istilah mandala yang merupakan pedepokan belajar yang digunakan oleh agama Hindu dan Budha, kemudian diadopsi oleh para wali dalam penyelenggaraan pendidikan agama Islam dengan nama pesantren.
Penjajahan Jepang dalam beberapa aspek juga mempengaruhi corak pendidikan di Indonesia diantarannya penerapan disiplin gaya militerisme. Upacara bendera dan penggunaan seragan di sekolah adalah salah satu contoh pengaruh pendidikan aspek sikap model Jepang.
Adanya perjalanan sejarah yang agak berbeda antar daerah di Indonesia juga mempengaruhi cara dan sikap belajar dari satu daerah ke daerah lainnya di nusantara.

3. Hambatan Praktis 

Manusia hidup di dunia yang kurang ideal dan dalam banyak hal manusia dapat berbuat justru akibat dari kekurangan keidealan tersebut. Terdapat hambatan praktis yang ditemui dalam  proses belajar pembelajaran. Guru dibatasi oleh waktu, sumber dan fasilitas. Guru juga dibatasi oleh undang-undang dan aturan yang harus diindahkan. Tidak jarang guru dibatasi idealismenya dalam belajar dan pembelajaran oleh kekakuan birokrasi dan manajemen.

4. Karakteristik Guru 

banyak hal yang mempengaruhi guru sehingga memiliki kepribadian tertentu yang unik. Lingkup budaya dimana guru berkembang, masyarakat dimana guru hidup, pengaruh keluarga, pengaruh agama, pengalaman akademis, pengalaman kerja, serta genetika atau pengaruh bawaan yang membentuk cara berfikir guru, semua akan membentuk gaya dan cara guru dalam pembelajaran. Setiap guru memiliki kepribadian yang beberapa hal membantu dalam menyelenggarakan pembelajaran walaupun beberapa aspek mungkin perlu dimodifikasi.

5. Karakteristik Siswa 

Disadari atau tidak, salah satu kegiatan pra belajar dan pembelajaran adalah mengindentifikasi karakteristik awal siswa. Karakteristik awal siswa meliputi berbagai aspek seperti : bahasa, latar belajar akademis, usia dan tingkat kedewasaan, latar belakang budaya, tingkat pengetahuan serta keterampilan yang mungkin syarat awal bagi pelajaran yang akan disajikan. Oleh sebab itu karakteristik individual siswa dapat dan harus diindentifikasi. Begitu juga karakteristik umum kelompok atau kelas harus dipahami oleh guru sebelum memulai program belajar dan pembelajaran.

6. Proses Belajar

Aspek ini berkaitan dengan proses kognitif aktual yang harus dilaluioleh siswa dalam rangka mencapai keberhasilan belajar. Ini berlangsung melalui proses penyerapan gagasan dan keterampilan baru melalui kegiatan belajar dan pembelajaran berupa pengingatan dalam waktu yang singkat kemudian menyimpan informasi yang diterima agar kelak digunakan kembali.
Bagaimanapun proses belajar adalah rumit dan kompleks karena mencakup penggunaan panca inderadan proses kognitif dari pengingatan dan pemecahan masalah. Oleh sebab itu, kondisi fisik dan psikologis harus dipertimbangkan dalam pengelolaan belajar dan pembelajaran. Dari sudut pandang psikologis, tingkat kesulitan materi belajar yang diberikan harus dirancang dengan mempertimbangkan perkembangan intelektual siswa. Begitu juga dalam belajar dan pembelajaran keterampilan, pertumbuhan fisik siswa merupakan salah satu rujukan dalam memilih kegiatan praktik yang akan diberikan dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan. Ketika menyelenggarakan pembelajaran bagi peserta didik yang berusia setengah baya, daya tahan fisik sangat mempengaruhi konsentrasinya dalam belajar.

Manfaat Sedekah, Keajaiban dan Nikmatnya

Keutamaan Manfaat sedekah untuk umat tentu adalah mendapatkan pahala, tapi selain itu ada berbagai cerita tentang keajaiban nikmatnya setelah mendapatkan sedekah.Tentu sangat menyenangkan selain dapat membantu orang lain kita juga mendapatkan sesuatu juga untuk diri kita. Tentu yang dimaksud adalah jika kita memberikannya secara iklas tanpa mengharap apapun, memang sulit tapi berusahalah!!!

Berikut beberapa manfaat dan nikmatnya sedekah yang dapat ditemukan di dalam AL-Qur’an dan Hadist:

1. Manfaat sedekah: Bertambahnya rezeki. Rasulullah saw bersabda: Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)

2. Keutamaan Keajaiban sedekah adalah  mensucikan jiwa. Ambillah zakat dari sebagian harta mereka , dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka , dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya dia kamu itu ( menjadi ) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka, Dan Allah Mendengar lagi Maha Mengetahui.“ (QS At-Taubah: 103)

Dari hal diatas kita bisa melihat apa itu nikmatnya jika kita telah melakukan sedekah. Saya sengaja memberikan dua hal diatas untuk  memperlihatkan keajaiban dalam melakukan sedekah. Tentu masih banyak lagi ayat di Al-Qur’an, tapi tentu tidak bisa saya bintang sampaikan. Berikut beberapa ayat yang memberikan kita pemahan akan arti keutamaan sedekah.

Al-Quran > Surah An-Nisaa’> Ayat 39 (menggambarkan keutamaan sedekah)
Dan apakah (kerugian) yang akan menimpa mereka jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, serta mereka mendermakan sebahagian dari apa yang telah dikurniakan Allah kepada mereka? Dan (ingatlah) Allah sentiasa Mengetahui akan keadaan mereka.

Al-Quran > Surah An-Nisaa’> Ayat 114 (Tentang manfaat sedekah yang mendapatkan pahala besar)
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah atau berbuat kebaikan atau mendamaikan di antara manusia dan sesiapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keredaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 245 (Nikmatnya sedekah yaitu rezeki kepada si pemberi)
Siapakah orangnya yang (mahu) memberikan pinjaman kepada Allah sebagai pinjaman yang baik (yang ikhlas) supaya Allah melipatgandakan balasannya dengan berganda-ganda banyaknya? Dan (ingatlah), Allah jualah Yang menyempit dan Yang meluaskan (pemberian rezeki) dan kepadaNyalah kamu semua dikembalikan.

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 254 (Apa perlunya bersedekah)
Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan teman (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim.

Apa yang perlu kamu ketahui tentang Manfaat dan Keajaiban sedekah

Tidak semua bentuk bersedekah bernilai afdhol. Bagi orang yang berusia muda dan sedang energik tentunya bersedekah memiliki nilai lebih tinggi di sisi Allah daripada bersedekahnya seorang yang telah lanjut usia, sakit-sakitan, dan sudah menjelang meninggal dunia. Orang yang paling afdhol dalam memberi sedekah ialah orang yang dalam keadaan sehat lagi loba alias tamak alias berambisi sangat mengejar keuntungan duniawi. Artinya, ia masih muda lagi masa depan hidupnya masih dihiasi aneka ambisi dan perencanaan untuk menjadi seorang yang sukses, mungkin dalam karirnya atau bisinisnya. Dan jika dia mau bersedakah tentu lebih luar biasa.

Nikmatnya sedekah jangan pernah diharapkan karena itu akan datang dengan sendirinya. Manfaat sedekah tentu sangat banyak, seperti kata pepatah siapa yang menabur kebaikan dia juga akan memanen kebaikan. Keutamaan Sedekah adalah tentu mendapatkan pahala, tapi selain itu banyak cerita kisah nyata yang sudah mendeskribsikan keajaiban dalam bersedekah.
Yuk!! mulai sekarang kita bersedekah….

Struktur Pengurus


Sruktur Pengurus
Himpunan Mahasiswa Pelaksana Progam II
Periode 2012

Ketua Umum   : Bagus Cahyanto
Wakil Ketua     : Rendra Handy Abdillah
Sekretaris         : Kartika Ananda
Bendahara       : Intan Anggraeni

  • Bidang Penalaran
Kabid   : Ranny Rachmani Safitri
1.      Miftah Mudhita
2.      Heri Setiawan
3.      Dotik Agus Irnawati
4.      Lavita Erni Munikasari
5.      Putri Yusnida

  • Bidang  Humas
Kabid   : Maulidya Fientya Ikrima
1.      Nur Habibi Ardiansyah
2.      Triyanti Zakariyah F.
3.      Khristika Ayu Suryani
4.      Esthi Prastyaning Puspitasari
5.      Nafiatus Syafa’ati

  • Bidang Bakat Minat
Kabid   : Muhammad Fiqry Harum Samudra
1.      M. Afif Al Ayyubi
2.      Ikhlasul Idris Sasongko
3.      Aditya Dyah Puspitasari
4.      Anggi Kurniawati
5.      Afin Fitani

  • Bidang Kesejahteraan dan Kerohanian 
Kabid   : Kholis Shoful
1.      Muhammad Arifuddin
2.      Nurul Laily Yunitasari
3.      Winda Nur Irfani
4.      Ratih Agustina Wahyu
5.      Ella Rifka Adhadila

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo
SELAMAT DATANG DI BLOG HMPP 2 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG